Agrobisnis Budidaya Tanaman Kencur Berkualitas Ekspor

kencur-kaempferia-galanga-featuredgolekpawarto.com, PACITAN – Tanaman kencur termasuk jenis tanaman obat yang tergolong dalam jenis temu-temuan (Zingiberaceae). Tanaman ini biasa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan jamu yang dicampur dengan beras. Kencur (Kaempferia galanga L.) tidak diragukan lagi dalam hal manfaat bagi kesehatan seperti tanaman jahe.

Tanaman yang kaya manfaat ini cocok untuk dibudidayakan di rumah. Selain dengan alasan kesehatan, tentu budidayanya dapat bermanfaat untuk kebutuhan dapur. Jenis masakan yang sering menggunakan kencur adalah pecel, nasi goreng, ikan goreng, ayam goreng.

Bagi yang lahan rumahnya terbatas, budidaya dapat dikembangbiakkan di polybag atau pot. Budidaya ini tidak memerlukan usaha yang sangat besar, tanaman ini dapat dilakukan mandiri untuk mencukupi keluarga sendiri. Namun jika menginginkan dalam sekala besar, tanaman ini juga bisa ditanam di kebun atau  ladang.

Dalam melakukan penanaman di kebun, pada prinsipnya membuat lahan tanam terlebih dahulu berbentuk gulutan-gulutan lebar satu meter dengan panjang memanjang sepanjang kebun yang tersedia.

Penyiapan Lahan

penyiapan-lahan-penanaman-kencurBudidaya pada skala agro dapat dilakukan sebagai komoditas penghasil uang. Penanamannya yang sesuai adalah pada lahan dengan hara yang cukup. Pegunungan kapur dengan tanah berhumus hitam sagat cocok dengan tanaman ini.

Tekstur tanah lempung sampai lempung liat berpasir juga baik untuk tumbuh tanaman ini. Tanaman yang suka dengan tanah sedikit mengandung kapur ini tumbuh dengan baik pada ketinggian 500-600 mdpl (meter dari permukaan laut).

Pertumbuhan tanaman ini optimal memerlukan lahan dengan agroklimat yang sesuai. Agroklimat yang baik untuk budidaya adalah iklim tipe A, B dan C (Schmidt&Ferguson). Kencur yang berkualitas menurut perusahaan jamu ternama di Indonesia ini jika suhu udara sedang rata-rata tahunan 20-25°C dengan sedikit mengandung garam.

Baca Juga :  Manfaat Kencur Sebagai Obat Tradisional Untuk Kesehatan

Syarat tumbuhnya dengan jumlah bulan basah 5-9 bulan per tahun dan bulan kering 5-6 bulan, curah hujan per tahun 2.500-4.000 mm, intensitas cahaya matahari penuh (100%) atau ternaungi sampai 25-30% hingga tanaman berumur 6 bulan dan drainase tanah baik. Penyiapan lahan dilakukan dengan menggunakan cangkul atau menggunakan mesin jika lahannya sedikit lebih luas.

Lahan kesukaan kencur juga perlu tanaman pelindung yang sedikit mengurangi cahaya matari secara langsung.
Lahan yang sudah siap di biarkan terlebih dahulu selama kurang lebih 2 minggu agar unsur hara dan keasaman tanah terpenuhi. Gulutan-gulutan tanah dimaksudkan untuk memudahkan penyiangan saat berjalan. Baru sesudah itu dapat dilakukan penanaman.

Pemilihan Bibit

memilih-bibit-kencur-berkualitasSebelum kita berbicara lebih lanjut tentang penanaman kencur, kita harus tau dulu masalah benih. Biasanya para petani kencur terkendala masalah pembenihan. Kendala yang sering terjadi dan harus dipecahkan adalah, harga benih kencur relatif mahal dan jumlah bibit yang dibutuhkan dalam penanaman banyak tidak tercukupi. Ini menjadi masalah besar dalam budidaya penanaman kencur secara agro.

Ingin hasil maksimal adalah dengan membeli sedikit bibit dan segera di tanam. Kemudian hasil panen kencur tersebut di tanam lagi untuk pengayaan bibit. Bibit yang baik seharusnya sudah berumur sepuluh sampai dengan duabelas bulan. Pilihlah bibit kencur yang memiliki dua calon atau mata tunas. Berasal dari tanaman yang sudah tua.

Cara memperoleh bibit ada 2 cara yaitu rimpang segar setelah dipotong-potong setiap mata tunasnya lansung ditanam dilapangan tanpa disimpan dulu. Kedua, rimpang ditunaskan dulu setelah tiap mata tunas, disimpan dalam ruang penyemaian 1-2 minggu sampai tunas bermunculan.

Ruang tempat penyimpanan harus kering, tidak panas, agak lembab dan terlindung dari sinar matahari. Rimpang dibeber menggunakan nampan bambu (irig, red : Jawa). Atau dengan cara menaruh bibit pada lantai tanah yang suhunya akan relatif lebih setabil.

Baca Juga :  Budi Daya Tanaman Janggelan di Trenggalek

Bibit yang baik mempunyai 2-3 buah mata tunas. Pada lima hari sebelum tanam, sebaiknya di semprot dengan menggunakan ZPT (Zat Perangsang Tumbuh). Keperluan bibit sekitar 1-2 ton/hektar dengan jarak tanam sekitar 20×15 Cm.

Penanaman

Berikutnya…

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.