Manfaat Kencur Sebagai Obat Tradisional Untuk Kesehatan

golekpawarto.com, PACITAN – Kencur termasuk suku tumbuhan Zingiberaceae dan digolongkan sebagai tanaman jenis empon-empon. Tanaman dalam keluarga Kaempferia galangal ini mempunyai daging buah (Jawa : empol) paling lunak dan tidak berserat. Kencur merupakan tumbuhan terna yang hidup subur di dataran rendah maupun pegunungan dengan hara yang cukup dan tidak terlalu banyak air.

Tanaman terna yang memiliki batang lunak, daun menempel tanah dan batang pendek tidak membentuk kayu ini mempunyai aroma khas. Rimpang yang daging buahnya berwarna putih ini memiliki kulit luar empon berwarna coklat. Jumlah helai daun kencur kurang lebih 4 lembar berhadapan dan bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota antara 4 sampai 12 buah. Bibir bunga berwara lembayung dengan dominasi warna putih ini tumbuh dan berkembang pada musim penghujan.

Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan berpembuluh (tracheophyta) yang dapat dibudidayakan dalam pot dan dapat tumbuh sepanjang musim dengan asupan kebutuhan yang cukup. Kencur juga dapat menjadi tanaman penghias rumah karena bunganya indah.

Nama Lokal

Kencur adalah tanaman asli Indonesia dan banyak disebut di daerah Jawa. Dalam bahasa istilah di tanah sunda disebut Cikur. Di daratan tanah Aceh disebut Ceuko, Kencor dalam bahasa Madura, Cekuh disebut di Bali, Sukung digunakan oleh masyarakat Minahasa, Asauli, sauleh, soul, umpa oleh masyarakat Ambon, dan Cekir menggantikan istilah kencur oleh masyarakat Sumba.

Komposisi Kimia

Komposisi kimia rimpang kencur  terdiri dari; 1) etil sinamat, 2) etil p-metoksisinamat, 3) p-metoksistiren, 4) karen, 5) borneol, dan 6) paraffin. Diantara kandungan kimia ini, etil p-metoksisinamat merupakan komponen utamanya. Tanaman terna yang dapat sebagai obat herbal ini mengandung mengandung pati (4,14 %), mineral (13,73 %), dan minyak atsiri (0,02 %) berupa sineol, asam metil kanil dan penta dekana, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid dan gom. Adanya kandungan etil parametoksi sinamat dalam kencur yang merupakan senyawa turunan sinamat.

Baca Juga :  Budi Daya Tanaman Janggelan di Trenggalek

Manfaat Komoditas

Pembudidayaan kencur adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang berarti menambah penghasilan petani. Selain bisa diolah menjadi minyak atsiri, rimpangnya juga dapat dibuat penyedap makanan, minuman dan obat-obatan. Beberapa jenis masakan yang menggunakan bumbu rimpang atau daunnya untuk memberikan rasa sedap dan khas yaitu dalam pembuatan gado-gado, pecel dan urap. Rimpang kencur yang digerus bersama-sama beras kemudian diseduh dengan air masak dan diberi sedikit gula aren dapat digunakan sebagai minuman sehat yang dikenal dengan minuman beras kencur. Minuman yang banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh ini sudah diproduksi secara modern  atau pabrikan dan kini sudah menjadi barang industri minuman segar yang tersebar di seluruh pelosok nusantara.

Rimpang kencur bisa dimanfaatkan juga untuk dijadikan bahan utamna obat-obatan tradisional yang sudah banyak di produksi oleh pabrik-pabrik jamu maupun dibuat sendiri. Obat tradisional warisan nenek moyang ini mempunyai khasiat yang cukup luar biasa antara lain untuk menyembuhkan batuk serta efektif mengeluarkan dahak, mengeluarkan angin dari dalam perut, bisa juga untuk melindungi pakaian dari berbagai serangan serangga perusak pakaian, dengan cara yang cukup mudah yakni menaruh rimpang kering kencur diantara lipatan-lipatan pakaian. Silahkan dicoba dahsyatnya efek rimpang kencur kering untuk menjaga pakaian dalam almari yang sering dikunjungi oleh serangga yang biasanya merusak kain pakaian kita !

Kamferia galanga atau istilah ilmiahnya dari tanaman kencur ini, selain bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur rumah tangga dan industri obat maupun makanan serta minuman, ternyata juga bisa  dimanfaatkan oleh industri rokok kretek yang memiliki prospek pasar cukup baik. Kandungan etil p-metoksisinamat (EPMS) didalam rimpang kencur ternyata juga menjadi bagian yang penting didalam industri kosmetik karena bermanfaat sebagai bahan pemutih dan juga anti eging atau penuaan dini pada jaringan kulit.

Baca Juga :  Potensi Dan Manfaat Singkong Yang Luar Biasa

Penggunaan Sebagai Obat

Berbagai penyakit yang dapat disembuhkan oleh tanaman kencur antara lain adalah Radang Lambung, Radang anak telinga, Influenza pada bayi, Masuk angin, Sakit Kepala, Batuk, Menghilangkan darah kotor; Diare, Memperlancar haid, Mata Pegal, keseleo, lelah.

Dengan demikian alangkah sayangnya jika kita tidak memanfaatkan tanaman yang banyak tumbuh dipekarangan ini untuk dikonsumsi secara rutin baik sebagai bumbu dapur maupun sebagai minuman segar atau daunnya untuk lalapan yang cukup lezat sebagai sarana untuk menjaga agar kesehatan tubuh kita senantiasa tetap segar bugar dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.