Srau Kemah Sensasi

Srau Kemah Sensasi

Srau Beach Panoramic

golekpawarto.com, PACITAN – Jarak Pantai Srau dari kota Pacitan 25 km, Pantai Srau dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi sepeda motor kurang lebih 45 menit. jika menggunakan mobil pribadi minibus sekelas MPV memakan waktu 60 menit. Untuk mobil paling besar yang bisa masuk ke lokasi adalah minibus sekelas travel long vehicel. mengingat jalan yang mauk tergolong kelas B, maka sebaiknya pengendara berhati-hati karena jalan berliku dan kebanyakan tikungan tajam pinggiran jurang. Perjalanan melewati pinggiran hutan yang hijau dan rindang, jauh dari pemukiman penduduk. Perjalanan menuju pantai sedikit sulit dijangkau, karena tidak dilewati oleh angkutan umum.

Pantai Srau secara administratif masuk wilayah Desa Candi, Kecamatan Pringkuku. Pantai yang memiliki 3 kelas pantai, di sisi timur ditemui saat pengunjung masuk area pantai. pengunjung bisa melihat matahari terbit (sun rice). Pantai timurnya biasa digunakan untuk selancar (surfing) bagi olahragawan lokal dan mancanegara. Sisi baratnya dapat digunakan untuk wisata keluarga yang dapat melihat matahari saat terbenam. Bagian ini bisa digunakan untuk bermain air dan pasir. Di Pantai barat juga terdapat sumber air tawar. Pantai sisi tengah memiliki pemandangan luas ke laut lepas, ditambah batu-batu besar yg berdiri gagah di tengah laut.

Juga tidak kalah menarik jalan lingkar tebing Srau yang cocok untuk penggemar Yoga bisa mencoba mengapresiasi dan menikmati alam srau dengan pemandangan yang seolah di tengah-tengah samudra dengan deburan ombak yang keras. di sini ada tempat mancing yang sangat menegangkan. Pantai dengan halaman sangat luas cocok untuk camping ground bagi para muda dan keluarga. Lahannya begitu terhampar berjajar pohon nyiur membuat eksotisme suasana pantai yang menakjubkan.

Pantai Srau merupakan pantai yang jarang dikunjungi dan terbilang masih perawan. Lokasi masih tersembunyi sangat pas untuk yang suka pantai sepi. Srau juga tempat yang sangat cocok untuk bersenang-senang dengan teman-teman saat berkemah. Oleh karena itu, keasriannya masih benar-benar alami. Tebing-tebing tinggi dan tanaman liar khas pantai masih terlihat lebat dan alami. Selain itu, banyak sekali pulau-pulau kecil yang dihuni hewan-hewan liar setiap kali diterjang oleh kerasnya ombak menambah keelokan panorama pantai tersebut.

Pantai Srau juga ada tempat panjat tebing bagi yang hobi menaklukkan dinding batu. Pantai Srau juga memiliki ombak yang cukup besar, tempat yang pas untuk berselancar. Pasir putih nan lembut pun begitu menggoda sebagai daya tarik lain untuk berekspresi para pehobi fotografi. Bukit-bukit karang yang menghiasi pemandangan pantai, jika air sedang surut juga bisa berjalan ke batu untuk menemukan tempat terbaik dan menawan.

Sekitar Srau Pantai akomodasi tidak resmi. Jika Anda ingin tinggal, Anda harus tinggal di tenda, atau Anda dapat tinggal di penduduk setempat rumah sekitar pantai. Selain Anda dapat menikmati saat matahari terbenam ketika cuaca cerah. Silahkan datang ke Srau Pantai betapa indah sunset di sini.

Rute perjalanan menuju Pantai Srau dengan jalan aspal agak sempit, berjalan dengan santai dan tetap berhati-hati dalam mengemudi. Hingga saat ini, belum tersedia angkutan umum sampai ke lokasi. Cara paling populer ke pantai tersebut adalah dengan mengendarai mobil atau sepeda motor. Biasanya wisatawan menggunakan jasa agen perjalanan untuk menuju pantai ini. 

Jalur Jogjakarta, dari Jogjakarta menggunakan Jalan Nasional JLS (Jalur Lintas Selatan) dengan melalui Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Wonogiri. Rute melalui bukit Pathuk – kota Wonosari – Pracimantoro – Giribelah – perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur – Donorojo – Punung – (tidak sampai Kota) – Dadapan – Pantai Srau.

Jalur Surakarta, dari Solo, Menggunakan jalan Negara tembus ke JLS melalui Kabupaten Wonogiri. Daerah yang dilalui Sukoharjo – Wonogiri Kota belok kiri – Ngadirojo belok kanan – Baturetno lurus – Punung – (tidak sampai Kota) – Dadapan – Pantai Srau.

Jalur Ponorogo, dari Madiun menggunakan JLS, rute melalui Ponorogo – Gemaharjo – Kota – Dadapan – Pantai Srau.

Jalur Trenggalek : Dari Tulungagung menggunajakan JLS alternatif, rute melalui Karangan (trenggalek) – Dongko – Panggul – Sudimoro (Pacitan) – Kota – Dadapan – Pantai Srau.
Kuliner, makanan dan jajanan yang populer adalah Nasi Tiwul, Ikan Segar Bakar dan Kelapa Muda.

Rekomendasi, naik jalan lingkar tebing sebelah kanan, selain tenang dan untuk Yoga, pemandangannya sangat bagus sambil selfi. Larangan, satu hal yang patut diingat adalah waspada untuk berenang di pantai ini mengingat ombak yang tergolong besar serta banyaknya tebing.

COMMENTS